Ketahui Apa Perbedaan Hub dan Switch dalam Jaringan Komputer

Pada dasarnya, Hub dan Switch memang memiliki fungsi yang sama yaitu untuk menghubungkan port yang berada di dalam komputer melalui satu perangkat saja. Meskipun memiliki fungsi yang sama akan tetapi jika dilihat dari cara kerja dan proses kerjanya, Hub dan Switch jelas memiliki perbedaan yang sangat jelas.

Jika kalian adalah seorang pemula dalam dunia perangkat atau sistem komputer, ada baiknya untuk mengetahui tentang perbedaan Hub dan Switch ini. Untuk lebih jelasnya, silahkan menyimak informasinya berikut ini.

hub dan switch

Apa Itu Hub dan Switch

Secara  sederhana Hub memiliki fungsi untuk menghubungkan segmen LAN secara otomatis. Hub juga pada umumnya memiliki beberapa port berdasarkan variasinya. Adapun Switch tidak melakukan pengcopyan secara otomatis melainkan membiarkan para penggunanya untuk mengatur setiap port yang ada. Jadi yang menjadi garis besar perbedaan Hub dan Switch terletak pada fungsi penghubungnya.

Perbedaan Hub dan Switch

Agar Anda tidak terlalu bingung dengan perbedaan Hub dan Switch ini, berikut adalah penjelasan detail yang ada pada Hub dan Switch.

Bekerja di OSI Layer Berbeda

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jika Hub dan Switch memang memiliki kemiripan fungsi dan dan bentuk. Namun, perbedaan keduanya bisa terlihat jelas pada OSI Layer. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection yang mana merupakan sebuah model referensi yang berbentuk kerangka konseptual. OSI ini juga menjadi patokan standar koneksi di dalam sebuah komputer. Secara keseluruhan, OSI layer juga mempunyai 7 jenis tingkatan yang berbeda.

Untuk Hub sendiri bekerja di bagian OSI Layer pertama. Layer pertama ini bisa digunakan untuk mengirimkan data melalui transmisi alias hanya bisa untuk proses pengiriman data saja. Adapun Switch menggunakan OSI Layer 2 dan bisa digunakan untuk menambahkan MAC Address pada paket yang berupa data link.

Cara Kerja yang Berbeda

Selain memiliki OSI Layer yang berbeda, Switch dan Hub juga mempunyai cara kerja yang berbeda. Cara kerja Hub ialah hanya mampu menerima dan mengirimkan sinyal-sinyal listrik yang berasal dari kabel yang telah tersambung. Sedangkan Switch mempunyai cara kerja yang cukup kompleks di mana Switch tidak cuma mampu mengirim atau menerima sinyal saja tetapi juga mampu melakukan proses informasi yang berada di Layer Data Link.

 

Tingkat Kehandalan

Untuk masalah kehandalan sendiri, jelas Switch lebih unggul jika dibandingkan dengan Hub. Hal tersebut dikarenakan Switch menggunakan sistem seleksi untuk semua jenis perangkatnya termasuk pada komputer yang terhubung langsung dengan Switch. Dapat dikatakan bahwa Switch mampu memilih perangkat mana yang bisa terhubung dengan Switch dengan menggunakan MAC Address. Sedangkan untuk Hub sendiri tidak memiliki kemampuan seperti ini. Hub hanya mampu menerima sinyal dari setiap port dan langsung mengirimkannya ke semua port yang terhubung pada Hub. Dapat disimpulkan bahwa Hub tidak mempunyai kemampuan dalam hal menyeleksi port untuk menerima sinyal.

Kecepatan Transfer Data

Seperti halnya tingkat keandalan, pada proses kecepatan transfer lagi-lagi Switch lebih unggul dibandingkan dengan Hub. Hal tersebut terjadi karena Switch memiliki kemampuan mengirimkan sinyal yang langsung sesuai dengan tujuannya. Sedangkan Hub melakukan proses transfer dengan cara yang berbeda yaitu mengirimkan sinyal ke semua port yang ada pada sistemnya. Dengan demikian, tentu kecepatan transfer dari Hub akan terbagi-bagi ke semua jenis port yang ada. Inilah yang menjadi alasan mengapa Hub memiliki proses transfer data yang lebih lamban jika dibandingkan dengan Switch.

Leave a Reply